Pengembangan Asesmen Digital Berbasis Kecerdasan Jamak untuk Mengidentifikasi Preferensi Belajar Anak Usia Dini

Authors

  • Ratna Dewi Sartika Universitas Panca Sakti Bekasi
  • Nita Priyanti Universitas Panca Sakti Bekasi
  • Chandra Apriyansyah Universitas Panca Sakti Bekasi

DOI:

https://doi.org/10.21093/bocah.v5i2.12801

Keywords:

digital assessment, multiple intelligences, learning preferences, early childhood, 4D model

Abstract

This study aims to develop a multiple intelligences-based digital assessment to identify early childhood learning preferences in South Tangerang City. The development of this assessment was motivated by the importance of child-centered learning that aligns with children’s characteristics and learning potential. This study employed a Research and Development (R&D) method using the 4D model, namely define, design, develop, and disseminate, with both qualitative and quantitative approaches. The developed digital assessment product, namely MULIA (Multiple Intelligences Assessment), along with its instrument, was tested through expert validation, instrument validity testing, inter-rater reliability testing, and practicality testing. The study involved three expert validators, two teachers in the needs analysis stage, ten teachers in the application trial stage, and 60 children aged 5–6 years. The expert validation results showed a feasibility level of 86.67%–95.56%, with an average of 91.11%, and an inter-rater reliability score of 0.928. Thus, the digital assessment was considered feasible and reliable for identifying learning preferences based on multiple intelligences. Based on user perceptions, the assessment was considered practical because it was easy to use, provided fast and data-based results, and helped teachers design learning activities according to children’s learning preferences. Therefore, this digital assessment has the potential to support the implementation of early childhood assessment in a more systematic, practical, and relevant manner in accordance with the needs of early childhood education.

References

Afia, S., & Malik, L. R. (2024). Kolaborasi antara orang tua dan guru dalam model pengasuhan berbasis pendidikan di PAUD. Educasia: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, Dan Pembelajaran, 9(1), 65–74. https://doi.org/10.21462/educasia.v9i1.267

Ahmadi, A. M., Raihan, D., Alawiyah, H., Martines, M., & Kristian, A. (2025). Problematika guru dalam melaksanakan evaluasi pembelajaran siswa di kelas IV sekolah dasar. Jurnal Binagogik, 12(1), 33–40.

Andari, I. A. M. Y., & Wiguna, I. B. A. A. (2023). Implementasi kurikulum merdeka dalam menstimulasi kecerdasan musikal anak usia dini. Widya Sundaram: Jurnal Pendidikan Seni Dan Budaya, 1(1), 55–70. https://doi.org/10.53977/jws.v1i1.1019

Arbeni, W., Windiani, A., Sihotang, D. S. B., Anggraini, N., Wulandari, S., & Nugroho, A. (2025). Test reliability analysis in educational evaluation: A quantitative approach to consistency and validity. Holistic Science, 5(1), 59–64. https://doi.org/10.56495/hs.v5i1.838

Ardiana, R. (2022). Pembelajaran berbasis kecerdasan majemuk dalam pendidikan anak usia dini. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 1–12. https://doi.org/10.37985/murhum.v3i1.65

Ariatman, R., Arifin, S., & Musari, M. (2024). Mengembangkan kecerdasan majemuk: Strategi memaksimalkan potensi siswa di era society 5.0. Journal of Classroom Action Research, 6(3), 608–616. https://doi.org/10.29303/jcar.v6i3.7680

Asmawati, L. (2017). Peningkatan kreativitas anak usia dini melalui pembelajaran terpadu berbasis kecerdasan jamak. JPUD-Jurnal Pendidikan Usia Dini, 11(1), 145–164. https://doi.org/10.21009/JPUD.111.10

Aulia, A., Fitri, N. L., Rahman, T. A., & Istiqomah, S. (2022). Implementasi model pembelajaran sentra untuk mengoptimalkan kecerdasan majemuk. Al Hikmah Indonesian Journal of Early Childhood Islamic Education, 6(2), 145–157.

Budiarti, E. (2024). Implementasi kemampuan berbahasa melalui kegiatan bermain peran dalam menumbuhkan karakter anak usia dini. Jambura Early Childhood Education Journal, 6(1), 142–153. https://doi.org/10.37411/jecej.v6i1.2937

Erviana, Y. (2018). Centered learning approach sebagai media pengembangan kecerdasan jamak anak usia dini: Studi kasus di TK Islam Plus Mutiara Yogyakarta. Jurnal Paramurobi, 1(2), 120–133.

Fitri, R. I., Safitri, I., Manullang, A. Z., Siregar, Z., Ritonga, A. N., & Nasution, F. (2025). Peran guru dalam menstimulus kecerdasan majemuk anak usia dini di lingkungan. Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik, 2(4), 128–135. https://doi.org/10.61722/jmia.v2i4.5155

Fitriani, N. (2020). Penerapan multiple intelligences dalam pembelajaran anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 8(2), 120–134.

Hasanah, U. (2017). Pengembangan kecerdasan jamak pada anak usia dini. Thufula: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal, 4(1), 1–23.

Hilmiah, H., Indalaillah, N., & Rukayah, I. (2025). Persepsi guru PAUD terhadap penerapan asesmen autentik dalam pembelajaran. Jurnal Edueco, 8(1), 228–237. https://doi.org/10.36277/edueco.v8i1.236

Irawati, S. N. (2021). Sistem pembelajaran berbasis alam dalam mengembangkan kecerdasan naturalis anak usia dini. Journal of Early Childhood Education Studies, 1(2), 218–263. https://doi.org/10.54180/joeces.2021.1.2.218-263

Jf, N. Z., & Mahrani, N. (2025). Strategi pengembangan motorik halus dan kasar anak usia dini melalui kegiatan bermain terstruktur. Al-Ihsan: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 6(1), 24–36. https://doi.org/10.69552/alihsan.v6i1.3177

Kabanga, T., Tulak, T., Linggi, L. R. A., Maharani, Y., & Leke, R. B. (2025). Bermain dan belajar: Program peningkatan keterampilan sosial anak SD melalui aktivitas edukatif. Jurnal Abdimas Bina Bangsa, 6(1), 410–417. https://doi.org/10.46306/jabb.v6i1.1596

Lestari, M. (2020). Pengaruh pemahaman gaya belajar guru terhadap diferensiasi pembelajaran PAUD. Jurnal Pendidikan Dasar Dan Anak, 11(2), 66–80.

Muslimin, M., Maya, E. R., Subroto, D. E., Nampira, A. A., Oktaviani, W., Samad, R., Pamuti, P., Iswandi, L., Una, S., Mubarok, M. S., Rahmah, R., & Nurhasan, A. Q. (2025). Pendidikan kreatif untuk anak usia dini: Menumbuhkan potensi sejak dini. PT Nawala Gama Education.

Nguyen, T. (2020). Misconceptions of learning styles in early childhood pedagogy. Journal of Early Childhood Research, 18(1), 29–44.

Nurhayati, N., & Mulyanti, D. (2025). Strategi manajemen pendidikan di era digital: Optimalisasi infrastruktur, SDM, dan pembelajaran berbasis teknologi. Jurnal Pelita Nusantara, 2(4), 376–383. https://doi.org/10.59996/jurnalpelitanusantara.v2i4.698

OECD. (2022). PISA 2022 results. OECD Publishing.

Oktavianus, A. J. E., Naibaho, L., & Rantung, D. A. (2023). Pemanfaatan artificial intelligence pada pembelajaran dan asesmen di era digitalisasi. Jurnal Kridatama Sains Dan Teknologi, 5(2), 473–486. https://doi.org/10.53863/kst.v5i02.975

Pashler, H., McDaniel, M., Rohrer, D., & Bjork, R. (2008). Learning styles: Concepts and evidence. Psychological Science in the Public Interest, 9(3), 105–119.

Pratiwi, Y. I. (2025). Peran guru PAUD dalam meningkatkan keterampilan kognitif anak usia dini di Kutai Kartanegara. Jurnal Riset Dan Inovasi Pembelajaran, 5(3), 1180–1193. https://doi.org/10.51574/jrip.v5i3.3967

Putra, A., Rahayu, L., & Septiani, D. (2023). Efisiensi asesmen digital PAUD di era literasi digital. Jurnal Inovasi Edukasi Anak, 6(1), 44–59.

Rahmawati, S. (2019). Model MI untuk pembelajaran inklusif. Jurnal Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus, 3(1), 72–85.

Rosyad, S., & Harsono, M. (2021). Pentingnya perceived usefulness dan perceived ease of use dalam teknologi informasi. Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi, 5(1), 86–92. https://doi.org/10.22437/jiituj.v5i1.13723

Sanjaya, M. S., Farantika, D., & Candra, D. (2023). Identifikasi gaya belajar anak usia dini. Journal Ashil: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 52–62. https://doi.org/10.33367/piaud.v3i1.3641

Saodi, S., Ahmad, M. I. S., Hajerah, H., & Hasmawaty, H. (2024). Penyusunan instrumen asesmen minat dan gaya belajar anak di Kabupaten Majene. Kreasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 1–7. https://doi.org/10.51529/kjpm.v4i1.479

Smith, L., & Taylor, J. (2018). The myth of learning styles in preschool settings. Early Years Journal, 39(4), 310–324.

Suryani, L. (2021). Digital gap pada guru dalam pelaksaan pembelajaran jarak jauh. El Banar: Jurnal Pendidikan Dan Pengajaran, 4(2), 87–96. https://doi.org/10.54125/elbanar.v4i2.91

Suryani, L. (2023). Media pembelajaran digital untuk anak usia dini. Deepublish.

Susanti, R. (2022). Kebutuhan pelatihan guru PAUD dalam asesmen anak. Jurnal Pelatihan, 3(1), 35–48.

Thiagarajan, S., Semmel, D. S., & Semmel, M. I. (1974). Instructional development for training teachers of exceptional children: A sourcebook. ERIC.

Wati, V. W., Aulan, A., Ariyando, D., Syarifuddin, S., & Oktapiani, R. (2026). Asesmen digital: Solusi inovatif untuk evaluasi pembelajaran yang lebih efisien. Jejak Digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(2), 3380–3390. https://doi.org/10.63822/77syph64

Wulandari. (2019). Observasi gaya belajar dalam pembelajaran PAUD. Jurnal Pendidikan Dasar, 8(3), 118–132.

Yusuf, H. (2022). Asesmen informal guru terhadap gaya belajar anak. Jurnal Evaluasi Pendidikan Anak, 6(2), 97–110.

Yusuf, S., & Darmasnyah, D. (2025). Integrasi teknologi dalam pembelajaran anak usia dini. Aulad: Journal on Early Childhood, 8(2), 1034–1040. https://doi.org/10.31004/aulad.v8i2.1055

Zhang, K., & Chan, Y. (2019). Adaptive digital tools for early learning assessment. Journal of Childhood Innovation, 11(2), 150–164.

Downloads

Published

2026-07-02

How to Cite

Pengembangan Asesmen Digital Berbasis Kecerdasan Jamak untuk Mengidentifikasi Preferensi Belajar Anak Usia Dini. (2026). BOCAH: Borneo Early Childhood Education and Humanity Journal, 5(2), 123-138. https://doi.org/10.21093/bocah.v5i2.12801