Pengaruh Frekuensi Mengikuti Bimbingan Mental dan Keagamaan terhadap Kecemasan Menghadapi Kematian bagi Lansia
DOI:
https://doi.org/10.21093/tj.v1i2.4202Keywords:
bimbingan mental dan keagamaan, kecemasan, kematianAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh frekuensi mengikuti kegiatan bimbingan mental dan keagamaan terhadap tingkat kecemasan dalam menghadapi kematian bagi lansia dan faktor-faktor apa saja yang memoderatori kecemasan lansia. Peneliti menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain strategi eksplanatoris sekuensial. Subjek penelitiannya adalah 30 lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Nirwana Puri Kalimantan Timur. Sampel diperoleh dengan teknik sampling purposive. Pada instrumen penelitian, peneliti mengadopsi Hamilton Rating Scale for Anxiety (HRS – A). Analisis yang digunakan, pada penelitian kuantitatif peneliti menggunakan regresi linier sederhana dengan bantuan IBM SPSS Statistik 22, sedangkan pada penelitian kualitatif peneliti menggunakan fenomenologis interpretatif. Hasil analisis kuantitatif menunjukkan ada pengaruh yang signifikan frekuensi mengikuti kegiatan bimbingan mental dan keagamaan terhadap kecemasan menghadapi kematian pada lansia (Sig p = 0,000), sedangkan analisis kualitatif menemukan bahwa faktor kesehatan, faktor lingkungan dan faktor religiusitas sebagai faktor-faktor yang dipersepsikan lansia menjadi moderator dalam meningkatkan atau menurunkan kecemasan menghadapi kematian.
Downloads
References
Annisa, D. F., & Ifdil, I. (2016). Konsep kecemasan (anxiety) pada lanjut usia (lansia). Konselor, 5(2), 93–99. https://doi.org/10.24036/02016526480-0-00
Arifin, J. (2017). SPSS 24 untuk penelitian dan skripsi. Elex Media Komputindo.
Dulhadi, D. (2017). Konseling keagamaan bagi lanjut usia (lansia). Al-Hikmah, 11(2), 133–148. https://doi.org/10.24260/al-hikmah.v11i2.847
Ellya, R. (2019). Perbedaan tingkat kecemasan lansia yang tinggal di rumah dengan lansia yang tinggal di UPTD Panti Sosial Pelayanan Lanjut Usia Tresna Werdha Kecamatan Natar Lampung Selatan. Holistik Jurnal Kesehatan, 5(1), 21–25. https://doi.org/10.33024/hjk.v5i1.856
Fahyuni, E. F. (2019). Buku ajar psikologi perkembangan. Umsida Press. https://doi.org/10.21070/2019/978-602-5914-61-4
Ginting, L. A. U. B., Mulyani, W. P., & Muta’ali, L. (2019). Pemetaan lansia di Indonesia ditinjau dari karakteristik sosial, ekonomi, dan status kesehatan. Sosio informa, 5(1). https://doi.org/10.33007/inf.v5i1.1664
Habibie, H., & Puspitasari, E. (2017). Gambaran tingkat stres pada lansia di Panti Wreda Omega Semarang. Jurnal Manajemen Asuhan Keperawatan, 1(2), 11–15. https://doi.org/10.33655/mak.v1i2.15
Hardianti, H., Wiyono, J., & Adi, R. C. (2018). Hubungan tingkat religiusitas dengan kualitas hidup lansia di Kelurahan Tlogomas Kota Malang. Nursing News, 3(3), 576–585.
Hurlock, E. B. (2016). Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan. Erlangga.
Islamy, D., & Khairani, K. (2018). Tingkat kebutuhan spiritual dengan tingkat kecemasan pada lansia di panti sosial. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan, 3(3), 336–340.
Kaunang, V. D., Buanasari, A., & Kallo, V. (2019). Gambaran tingkat stres pada lansia. Jurnal Keperawatan, 7(2), 1–7. https://doi.org/10.35790/jkp.v7i2.24475
Khamida, K., Muhith, A., Diharja, R. Y., & Probowati, R. (2018). Senam Tai Chi dalam menurunkan kecemasan lansia. Jurnal Ners dan Kebidanan, 5(3), 218–223. https://doi.org/10.26699/jnk.v5i3.ART.p218-223
Lalenoh, L. A. P. (2018). Tingkat kebermaknaan hidup, gangguan mental & lansia. Berkala Ilmiah Kedokteran Duta Wacana, 3(1), 1–5. https://doi.org/10.21460/bikdw.v3i1.114
Mardiatmoko, G. (2020). Pentingnya uji asumsi klasik pada analisis regresi linier berganda. BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan, 14(3), 333–342. https://doi.org/10.30598/barekengvol14iss3pp333-342
Methasari, S., & Krisnatuti, D. (2019). Strategi koping, religiusitas, dan kepuasan hidup lansia berpenyakit kronis. Journal of Family Sciences, 3(2), 42–54. https://doi.org/10.29244/jfs.3.2.42-54
Nugraha, S. (2020). Prediktor faktor lingkungan sosial untuk kualitas hidup lansia di wilayah rural dan urban. Jurnal Untuk Masyarakat Sehat, 4(1), 81–89. https://doi.org/10.52643/jukmas.v4i1.803
Putri, S. T., Fitriana, L. A., & Ningrum, A. (2015). Studi komparatif: Kualitas hidup lansia yang tinggal bersama keluarga dan panti. Jurnal Pendidikan Keperawatan Indonesia, 1(1), 1–6. https://doi.org/10.17509/jpki.v1i1.1178
Saepah, S., Kusnawan, A., & Tajiri, H. (2019). Problem psikis lansia dan upaya mengatasinya melalui bimbingan keagamaan. Irsyad: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Konseling, dan Psikoterapi Islam, 7(4), 481–500. https://doi.org/10.15575/irsyad.v7i4.110
Sakirman, S. (2019). Pembinaan sosial-keagamaan lanjut usia dalam membangun konstruk kesalehan sosial. Inovasi Pembangunan: Jurnal Kelitbangan, 7(2), 157. https://doi.org/10.35450/jip.v7i2.138
Setiawan, A. (2017). Analisis data statistik. Tisara Grafika.
The, F., & Afiah, A. S. N. (2019). Profil fungsi kognitif pada lansia wilayah kerja puskesmas gambesi tahun 2018. Techno: Jurnal Penelitian, 8(1), 242–245. https://doi.org/10.33387/tk.v8i1.1027
Thompson, E. (2015). Hamilton Rating Scale for Anxiety (HAM-A). Occupational Medicine, 65(7), 601–601. https://doi.org/10.1093/occmed/kqv054
Usmadi, U. (2020). Pengujian persyaratan analisis (uji homogenitas dan uji normalitas). Inovasi Pendidikan, 7(1), 50–62. https://doi.org/10.31869/ip.v7i1.2281
Yani, S. (2018). Hubungan status mental dengan tingkat kemandirian aktivitas sehari-hari pada lansia di BPPLU Tresna Werdha. Jurnal Riset Media Keperawatan, 1(2), 9–16. https://doi.org/10.51851/jrmk.v1i2.12
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish their work in TAUJIHAT: Jurnal Bimbingan Konseling Islam agree to the following terms:
-
Authors retain the copyright to their articles and grant the journal the right of first publication. The articles are simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) licence.
-
Authors may enter into separate contractual agreements for the non-exclusive distribution of the published version of their articles, provided that the articles’ initial publication in this journal is duly acknowledged. Such distribution may include depositing the articles in institutional repositories or including them in books.
-
Authors are permitted and encouraged to deposit their articles in institutional repositories or publish them on personal or institutional websites before and during the submission process, as this may facilitate scholarly exchange, increase the visibility of their work, and enhance its potential for citation.







