UPAYA PEMBINAAN ANAK DIDIK OLEH LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK PERSPEKTIF MAQĀṢID AL-SYARĪ’AH (STUDI DI LPKA KELAS II TENGGARONG)
Abstract
Abstract:
One of the factors, such as the lack of attention and parental involvement in educating, nurturing, and providing the rights of children, can result in the child committing criminal acts and eventually coming into contact with the law. Therefore, during their sentence, the Juvenile Correctional Institution, hereinafter referred to as the institution, plays a role in providing guidance to children who are in conflict with the law. This research is a qualitative study with a normative-empirical legal method, descriptive in nature, using a statutory approach. The data sources come from primary and secondary data. The data collection techniques used include observation, interviews, and documentation, with three procedures for data analysis: data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Based on the research findings, the efforts made by the Juvenile Correctional Institution Class II Tenggarong consist of religious guidance, education, skills/interests & talents, each manifested in several activities, providing the children's rights, fulfilling their needs, and offering healthcare services that encompass both physical and mental health. Secondly, from the perspective of Maqāṣid Al-Syarī’ah, there are three points of guidance by the Juvenile Correctional Institution Class II Tenggarong that are categorized as Dharuriyyat (essential needs), namely religious activities under the category of Hifdz al-din (preservation of religion), such as mandatory and voluntary communal prayers, BTQ (Qur'an reading), study of religious gatherings, and the Bible study. Then, healthcare services under the category of Hifdz nafs (preservation of life), which include providing nutritious food, rest periods, health check-ups, exercise, and counseling with psychologists. Lastly, education under the category of Hifdz aql’ (preservation of intellect), which includes formal education, package programs, and religious classes. Furthermore, activities related to skill development, interests, and talents fall under the category of Hajiyyat (complementary needs).
Abstrak:
Salah satu faktor seperti kurangnya perhatian dan peran orang tua dalam hal mendidik, mengasuh, dan pemberian hak-hak anak dapat mengakibatkan anak melakukan tindak pidana dan akhirnya berurusan dengan hukum. Sehingga selama menjalani masa pidananya, Lembaga Pembinaan Khusus Anak yang selanjutnya memiliki peran dalam memberikan pembinaan terhadap anak yang berkonflik dengan hukum tersebut. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode hukum normatif-empiris yang bersifat deskriptif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan (Statue Approach). Sumber data berasal dari data primer & sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta menggunakan tiga prosedur dalam menganalisis data, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, upaya yang diberikan oleh Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Tenggarong yaitu terdiri dari pembinaan keagamaan, pendidikan, keterampilan/minat & bakat yang masing-masing pembinaan diwujudkan dalam beberapa kegiatan, pemberian hak-hak anak binaan, pemenuhan kebutuhan yang dibutuhkan, serta layanan kesehatan yang melingkupi kesehatan fisik maupun kesehatan mental. Yang kedua, dalam perspektif Maqāṣid Al-Syarī’ah, terdapat tiga poin pembinaan oleh Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Tenggarong yang bersifat Dharuriyyat, yaitu kegiatan keagamaan sebagai kategori Hifdz al-din yaitu shalat fardhu dan sunnah berjamaah, BTQ, kajian majlis ta’lim dan kajian alkitab. Kemudian layanan kesehatan sebagai kategori Hifdz nafs yang meliputi pemberian makanan yang bergizi, pemberian waktu istirahat, periksa kesehatan, olahraga konseling dengan psikolog. Kemudian pendidikan sebagai kategori Hifdz aql’, meliputi pendidikan formal, kejar paket, dan kelas keagamaan. Selanjutnya ialah yang bersifat Hajiyyat mencakup kegiatan pengembangan keterampilan, minat dan bakat.
References
Abū Isḥāq al-Shāṭibī, “Al-Muwāfaqāt fī Usūl al-Sharī’a”, Terj., Imran Ahsan Khan Nyazee, The Reconciliation of the Fundamentals of Islamic Law, Vol. II, Unite Kingdom: Garnet Publishing Limited, 2015.
Al-Bukhari, Imam. Ensiklopedi Hadits-Hadits ADAB.
Dewi, Erna. et. al, Sistem Peradilan Pidana Anak Mewujudkan Kepastian Hukum Terbaik Bagi Anak Yang Berhadapan Dengan Hukum, Bandar lampung: Pusaka Media, 2021.
Fultoni. et,al., Anak Berkonflik Dengan Hukum (ABH), Jakarta Selatan: The Indonesian Legal Resource Center (ILRC), 2012.
Haries, Akhmad. Rahmi, Maisyarah. Ushul Fikih: Kajian Komprehensif Teori, Sumber Hukum, dan Metode Istinbath Hukum, Palembang: Bening Media Publishing, 2020.
Helim, A. Maqāṣid Al-Sharī‘Ah Versus Uṣūl Al-Fiqh (Konsep Dan Posisinya Dalam Metodologi Hukum Islam) Pustaka Pelajar, 2019.
Harun, Muhammad. Wati, Briliyan Erna. Hukum Pidana Anak. Semarang: CV Rafi Sarana Perkasa, 2021.
Ibarahim, Duski. Al-Qawaid Al-Maqashidiyah, Jogjakarta: Ar-Ruzz Media, 2019.
Imam Ahmad bin Muhammad bin Hanbal, Musnad Imam Ahmad, jilid 2.
Jauhar, Husain Al-Mursi Ahmad. “مَقَاصِدُ الشَرِيْعَةِ فِ الإِسْلَامِ”, Terj., Khikmawati (Kuwais), Maqashid Syariah, Cet. III, Jakarta: AMZAH, 2019.
Koentjoningrat. Metode-metode Penelitian Masyarakat. Jakarta: Gramedia, 1997.
Marfuah, Maharati. Hukum Fiqh Seputar Nafkah, Jakarta Selatan: Rumah Fiqh Publishing, 2020.
Miswanto, A. Ushul Fiqh: Metode Ijtihad Hukum Islam. Unimma Press, 2018.
Muhaimin. Metode Penelitian Hukum, Cet. I, NTB : Mataram University Press, 2020.
Nasution, Muhammad Syukri. Nasution, Rahmat Hidayat. Filsafat Hukum Islam & Maqashid Syariah, Jakarta: KENCANA, 2020.
Nurul Wathoni, Lalu Muhammad. ḤADIṠ TARBAWÎ Analisis Komponen-Komponen Pendidikan Perspektif Hadis, cet. I, NTB: Forum Pemuda Aswaja, 2020.
Purnianti. et,al. Analisis Situasi Sistem Peradilan Pidana Anak (Juvenile Justice System) di Indonesia, Jakarta: UNICEF, 2003.
Rahmat, Hakim. Hukum Pidana Islam (Fiqh Jinayah). Bandung: Pustaka Setia, 2020.
Rohidin. Pengantar Hukum Islam Dari Semenanjung Arabia hingga Indonesia. Lintang Rasi Aksara Books, 2016.
Rosidah, Nikmah. Sistem Peradilan Pidana Anak. Bandar Lampung: Aura Publishing, 2019.
Saifuddin, Azwar. Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Belajar, 2008.
Satriana, Chandra Wahyu Made I. Dewi, Liana Made Ni. Sistem Peradilan Pidana Perspektif Restorative Justice, Denpasar: Udayana University Press, 2021.
Shihab, M Quraish. Tafsir al-Mishbah Pesan, Kesan dan Keserasian Al-Qur'an, Jilid V, cet. I, Jakarta: Lentera Hati, 2002.
Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif. Bandung: Allfa Beta, 2010.
Sutisna. Panorama Maqashid Syariah, Bandung: CV. Media Sains Indonesia, 2020.
Usman, Suparman. Itang, Filsafat Hukum Islam, Jakarta: Laksita Indonesia, 2015.
Yusuf, Buang. Hukum Perlindungan Anak Perspektif Maqashid Syariah. Cet. I, Jakarta: Kencana, 2021.
Jurnal
Abdurrahman Kasdi, “Maqasyid Syari’ah Perspektif Pemikiran Imam Syatibi Dalam Kitab Al-Muwafaqat”, dalam Jurnal Jurnal Pemikiran Hukum dan Hukum Islam, No. I, Vol. V, 2014.
Afifah, Isnaini Nur. Yahya, Slamet Muhammad. “Konsep Belajar dalam Al-Qur’an Surat Al-Alaq Ayat 1-5 (Studi Tafsir Al-Misbah)”, dalam Jurnal Arfannur: Journal of Islamic Education, No. I, Vol. I, 2020.
Affan, Moh Sa’i. Dahlan, Achmad Zaini. “Implementasi Kewajiban Orang Tua tentang Pendidikan Anak dalam Kompilasi Hukum Islam”, dalam Jurnal An-Nawazil: Jurnal Hukum dan Syariah Kontemporer, No. I, Vol. II, 2020.
Afrita, Fitri. Fadhilla Yusri, Fadhilla. “Faktor-Faktor yang mempengaruhi Kenakalan Remaja”, dalam Educativo: Jurnal Pendidikan, No. I, Vol. II, 2022.
Ariani, Nevey Varida. “Implementasi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak Dalam Upaya Melindungi Kepentingan Anak”, dalam Jurnal Media Hukum, No. 1, Vol XXI, 2014.
Arthur, Patricia J. Waugh, Regina. “Status Offenses and the Juvenile Justice and Delinquency Prevention Act: The Exception that Swallowed the Rule”, dalam Seattle Journal for Social Justice, Iss. II, Vol. VII, 2008. https://digitalcommons.law.seattleu.edu/sjsj/vol7/iss2/10.
Aziz, Muhammad. Sholikah. “Metode Penetapan Maqashid Al Syariah” dalam Jurnal Ulul Albab, No. II, Vol. XIV, 2013.
Fatimah, Siti. Sutrisno. “Pembentukan akhlak melalui Suri Tauladan Rasulullah pada Anak Usia Sekolah Dasar”, dalam Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, No. I, Vol. V, 2022.
Ghoni, Mahendra Ridwanul. Pujiyanto, P. “Perlindungan Hukum Terhadap Anak yang Berhadapan dengan Hukum Melalui Implementasi Diversi Indonesia”, dalam Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia, No. 3, Vol. II, 2020.
Ginting, Elvira. “UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan anak ditinjau dari Maqashid Syariah Terhadap Kekerasan yang Dilakukan Orang Tua (Studi Kasus di Kabupaten Sibolga)”, dalam Jurnal DIKTUM: Jurnal Syariah dan Hukum, No. I, Vol. XVII, 2019.
Iswari, Sri Maria. “Keadilan Restorative Justice; Penanganan Anak yang Berhadapan dengan Hukum (Abh) Dalam Prespektif Kesejahteraan Sosial” dalam KHIDMAT SOSIAL, Journal of Social Work and Social Service, edisi No. 2, Vol. I, 2020.
Juriana. Syarifah “Pemenuhan Hak-Hak Anak dalam Keluarga”, dalam Jurnal Noura: Jurnal Kajian Gender dan Anak, No. II, Vol. II, 2018.
Kurniawan, Agung. Hudaf, Hamsah. “Konsep Maqashid Syariah Imam Asy-Syatibi dalam kitab al-Muwafaqat”, dalam Jurnal Al-Mabsut, No. I, Vol. XV, 2021.
Laili, Nurul. Ro’isah. “Analisis Faktor yang Mempengaruhi Kenakalan Remaja dengan Pendekatan Transcultural Nursing Model di Probolinggo”, dalam Jurnal Kesehatan Tambusai, No. IV, Vol. IV. 2023.
Marsaid. “Perlindungan Hukum Anak Pidana Dalam Perspektif Maqasid Asy-Syari’ah (Studi Kasus Penanganan Anak Pidana Di Lembaga Pemasyarakatan Jambi)”, dalam Jurnal Nurani, No. 2, Vol. XV, 2016.
Nofri Gunawan, Nofri. “Tanggung Jawab Orang Tua Terhadap Anak dalam Q.S Luqman Ayat 12-19 (Telaah Penafsiran Al-Mawardi dan Al-Maraghi), dalam Jurnal Tajdid, No. II, Vol. XXI, 2022.
Novinti, Rita. Sahrul, Muhammad. “Implementasi Kebijakan Perlindungan Anak (Telaah UU Nomor 35 Tahun 2014 Pasal 9 Ayat 1)”, dalam Journal of Social Work and Social Service, No. II, Vol. I, 2020.
Pramono, Toto et.al,. “Hukuman Badan Bagi Anak Dalam Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak dan Hukum Pidana Islam”, dalam Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur, No. II, Vol. I, 2023.
Purnomo, Eko Hari. Ningsih, Tutuk. “Peran Orang Tua dalam Mendampingi Anak Belajar Selama Pandemi Covid-19”, dalam Jurnal Kependidikan, No. II, Vol. VIII, 2020.
Reza, M Husein. et.al. “Perlindungan Hukum Terhadap Anak Sebagai Pelaku Tindak Pidana Dalam Sistem Peradilan Pidana Anak Di Indonesia (Putusan No. 02/Pid.Sus.Anak/2015/Pn-Unr.Kab.Semarang”, dalam Diponegoro Law Journal, edisi no. 4, Vol. V, 2016.
Rina, Evi Vio. Tianingrum, Niken Agus. “Pengaruh Lingkungan Terhadap Perilaku Kenakalan Remaja Sekolah di Wilayah Kerja Puskesmas Harapan Baru Kota Samarinda”, dalam Jurnal Borneo Student Research (BRS), 2019.
Sani, Adam. et.al. “Pemidanaan Anak Menurut Konsepsi Hukum Islam Dan Hukum Pidana Indonesia” dalam Jurnal Ilmu Hukum, edisi no. 3, Vol. III, 2016.
Shidiq, Ghoffar. “Teori Maqashid Al-Syari'ah Dalam Hukum Islam”, dalam Jurnal Sultan Agung, No. 118, Vol XIV, 2009.
Silalahi, A. et.al. “Analisis Hukum Terhadap Pembinaan Anak Pidana Di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas I Medan Analysis Of Criminal Child Guidance In The Class I Special Guidance Institution Of Medan”, dalam Jurnal Ilmiah Magister Hukum, edisi no. 1, 2019.
Ulya, Fawza Hidayatul. et.al, “Penguasaan Hak Asuh Anak di bawah Umur kepada Bapak”, dalam The Indonesian Journal of Islamic Law and Civil Law, No. I, Vol. II, 2021.
Umar, M Hasbi. Ma’ani, Bahrul. "Urgensi Hak dan Perlindungan Anak dalam Perspektif Maqashid Al-Syariah" dalam Jurnal Al-Risalah, No. 2, Vol. XVII, 2017.
Wafa, El Faqih. “Implikasi Teori Maqasid Al-Syari’ah Al-Syatibi Terhadap Perilaku Konsumen”, dalam Jurnal Hadratul Madaniah, edisi No. 1, Vol. IX, 2022.
Yulianingsih, Yuyun. Nursihah, Arif. “Prophetic Parenting: Ide, Spirit, dan Kontekstualisasi Hadis-Hadis Pendidikan Anak”, dalam Jurnal JAPRA (Jurnal Pendidikan Raudhatul Athfal), No. II, Vol. IV, 2021.