Implementasi Assessment as Learning untuk Mendukung Regulasi Diri Peserta Didik Sekolah Dasar dalam Kurikulum Merdeka

Authors

  • Ahmad Farhan Alisnaini Magister Pendidikan Dasar, Universitas Bung Hatta
  • Putri Hidayati Magister Pendidikan Dasar, Universitas Bung Hatta
  • Nurul Hikmah Magister Pendidikan Dasar, Universitas Bung Hatta
  • Yusri Wahyuni Magister Pendidikan Dasar, Universitas Bung Hatta
  • Syafni Gustina Sari Magister Pendidikan Dasar, Universitas Bung Hatta

DOI:

https://doi.org/10.21093/v6i3.13793

Keywords:

Assessment as Learning, Regulasi diri, Kurikulum Merdeka, Sekolah dasar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Assessment as Learning (AaL) dalam mendukung regulasi diri peserta didik sekolah dasar pada Kurikulum Merdeka. AaL dipandang sebagai pendekatan asesmen yang menempatkan peserta didik sebagai pelaku aktif dalam proses pembelajaran melalui kegiatan penilaian diri, refleksi, dan pemanfaatan umpan balik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus yang dilaksanakan di SDN 40/II Tebing Tinggi pada kelas V. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru kelas V, dan peserta didik yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Assessment as Learning telah diterapkan melalui kegiatan self-assessment, refleksi pembelajaran, pemberian umpan balik, dan revisi hasil kerja, meskipun masih berada pada tahap pengembangan dan bersifat terbimbing (guided AaL). Implementasi AaL memberikan kontribusi terhadap perkembangan regulasi diri peserta didik yang mencakup aspek perencanaan, pemantauan, dan evaluasi diri, namun kemampuan tersebut masih berada pada tahap awal dan memerlukan scaffolding dari guru. Faktor pendukung implementasi meliputi kebijakan sekolah, kegiatan KKG, dan komitmen guru, sedangkan faktor penghambat utama adalah keterbatasan waktu pembelajaran dan variasi kemampuan peserta didik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Assessment as Learning berpotensi mendukung pengembangan regulasi diri peserta didik sekolah dasar dalam konteks Kurikulum Merdeka, namun membutuhkan penguatan pedagogis dan konsistensi implementasi secara berkelanjutan.

References

Allal, L. (2019). Assessment and the co-regulation of learning in the classroom. Assessment in Education: Principles, Policy & Practice, 27(4), 332–349.

Andrade, H. L. (2019). A critical review of research on student self-assessment. Frontiers in Education, 4, Article 87.

Andrade, H. L., & Brookhart, S. M. (2016). The role of classroom assessment in supporting self-regulated learning. In D. Laveault & L. Allal (Eds.), Assessment for Learning: Meeting the Challenge of Implementation (pp. 293–309). Springer.

Andrade, H. L., & Brookhart, S. M. (2019). Classroom assessment as the co-regulation of learning. Assessment in Education: Principles, Policy & Practice, 27(4), 350–372.

Andrade, H. L., Brookhart, S. M., & Yu, E. C. Y. (2021). Classroom Assessment as Co-Regulated Learning: A Systematic Review. Frontiers in Education, 6(December), 1–18.

Andriyani, D., & Nurhayati, E. (2022). Self-assessment sebagai strategi assessment as learning dalam meningkatkan kemandirian belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(5), 8121–8130.

Azhari Pohan, S. (2023). Penerapan penilaian pembelajaran Kurikulum 2013 di sekolah dasar. ELSCHO: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 8(1).

Astuti, E. F., & Murti, R. C. (2024). Categorization of Self-Regulated Learning in Pancasila Education Learning at Elementary School. Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar, 8(4), 695–707. https://doi.org/10.23887/jisd.v8i4.80464

Budiono, A. N., & Hatip, M. (2023). Asesmen Pembelajaran pada Kurikulum Merdeka. Axioma: Jurnal Matematika Dan Pembelajaran, 8(1), 109–123.

Chumdari, Chumdari, Atmojo, I. R. W., Matsuri, M., Adi, F. P., Ardiansyah, R., & Saputri, D. Y. (2024). Analisis tingkat self regulated learning peserta didik di Sekolah Dasar Indonesia Bangkok. Jurnal Pendidikan Dasar.

Deti, S., Firdaus, A. R., Oktari, D., & Prihantini. (2024). Perspektif guru sekolah dasar terhadap tantangan penilaian Kurikulum Merdeka dan Kurikulum 2013. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(1).

Earl, L. M. (2013). Assessment as Learning: Using Classroom Assessment to Maximize Student Learning (2nd ed.). Corwin Press.

Erma Fitri Astuti, & Rahayu Condro Murti. (2024). Categorization of Self-regulated Learning in Pancasila Education Learning at Elementary School. Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar, 8(4), 695–707. Goni, A., & Paila, S. O. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar ajaran 2022/2023. DIKSAR: Jurnal Pendidikan Dasar, 1(2), 82–89.

Indriani, N., Suryani, I., & Mukaromah, L. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka belajar dalam pembentukan karakter disiplin peserta didik di sekolah dasar. Khazanah Pendidikan, 17(1).

Jurdil, R. R., Hidayat, O. S., & Jaya, I. (2025). Perencanaan pembelajaran dan asesmen dalam implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan, 8(1).

Karaman, P. (2024). Effects of using rubrics in self-assessment with instructor feedback on pre-service teachers’ academic performance, self-regulated learning and perceptions of self-assessment. European Journal of Psychology of Education, 39(3), 2551–2574.

Khairiyah, U., Gusmaniarti, G., Asmara, B., Suryanti, S., Wiryanto, W., & Sulistiyono, S. (2023). Fenomena penerapan Kurikulum Merdeka dalam pembentukan karakter profil pelajar Pancasila siswa sekolah dasar. ELSE (Elementary School Education Journal), 7(2).

Mujiburrahman, Kartiani, B. S., & Parhanuddin, L. (2023). Asesmen pembelajaran sekolah dasar dalam Kurikulum Merdeka. Pena Anda: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 1(1), 39–48.

Oktami, S., Andrijati, N., Setiawan, D., & Ellianawati. (2025). Implementasi penilaian autentik dalam Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4).

Panadero, E., Jonsson, A., & Pinedo, L. (2023). Effects of Rubrics on Academic Performance, Self-Regulated Learning, and Self-Efficacy: A Meta-Analytic Review. Educational Psychology Review, 35(4), 113. https://doi.org/10.1007/s10648-023-09823-4

Pratama, A. R., & Hidayati, N. (2024). Penguatan regulasi diri peserta didik melalui refleksi pembelajaran pada implementasi Kurikulum Merdeka. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 43(1), 110–123.

Purnamasari, R. P., & Supianto, S. (2025). Pengembangan instrumen penilaian self-regulated learning untuk peserta didik sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar. 14(1), 8-14.

Rohmah, A., Mukhdlor, M. F., & Syahri, M. A. (2024). Evaluasi Kurikulum Merdeka menggunakan model CIPP di sekolah dasar. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia, 3(2). https://doi.org/10.31004/jpion.v3i2.283

Rosmalah, R., Nurdin, M., & Asdilah, A. (2022). Analisis regulasi diri dengan prestasi belajar siswa kelas IV sekolah dasar. JPPSD: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar, 2(3). https://doi.org/10.26858/pjppsd.v2i3.34712

Sari, N. P., & Kurniawan, H. (2023). Implementasi assessment as learning dalam pembelajaran berdiferensiasi pada Kurikulum Merdeka. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(6), 7214–7225.

Wahyudi, A. E., Sunarni, S., & Ulfatin, N. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka berorientasi pembentukan karakter profil pelajar Pancasila di sekolah dasar. Jurnal Moral Kemasyarakatan, 8(2), 179–190. https://doi.org/10.21067/jmk.v8i2.8532

Yuliana, R., & Suryadi, D. (2024). Asesmen formatif dan assessment as learning untuk mendukung profil pelajar Pancasila di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 9(2), 145–156.

Zimmerman, B. J. (2002). Becoming a self-regulated learner: An overview. Theory Into Practice, 41(2), 64–70.

Downloads

Published

2026-07-07

How to Cite

Implementasi Assessment as Learning untuk Mendukung Regulasi Diri Peserta Didik Sekolah Dasar dalam Kurikulum Merdeka. (2026). Jurnal Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan Borneo, 6(3), 166-181. https://doi.org/10.21093/v6i3.13793