Aktualisasi Nilai-Nilai Edukatif Nasihat Luqman dalam Pembentukan Akhlak Digital Generasi Alpha: Perspektif Pendidikan Anak dalam Al-Qur'an
DOI:
https://doi.org/10.21093/jtikborneo%20Keywords:
Akhlak Digital, Generasi Alpha, Nasihat Luqman, Pendidikan Anak, Pendidikan IslamAbstract
Transformasi digital telah melahirkan Generasi Alpha sebagai generasi yang tumbuh dan berkembang dalam lingkungan yang terintegrasi dengan internet, media sosial, kecerdasan buatan, dan berbagai perangkat digital. Meskipun memberikan kemudahan dalam memperoleh informasi dan mendukung proses pembelajaran, perkembangan teknologi juga memunculkan berbagai persoalan seperti cyberbullying, kecanduan gawai, penyebaran hoaks, rendahnya etika komunikasi digital, serta lemahnya kontrol diri dalam penggunaan media digital. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya penguatan akhlak digital sebagai bagian dari pendidikan anak pada era kontemporer. Penelitian ini bertujuan menganalisis nilai-nilai edukatif dalam nasihat Luqman pada QS. Luqman ayat 12–19 serta mengaktualisasikannya dalam pembentukan akhlak digital Generasi Alpha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode literature review. Data diperoleh dari Al-Qur'an, kitab tafsir klasik dan kontemporer, serta berbagai artikel ilmiah yang relevan dalam lima tahun terakhir. Analisis data dilakukan menggunakan teknik content analysis melalui tahap identifikasi, kategorisasi, interpretasi, dan sintesis konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tauhid, birrul walidain, ibadah, amar ma'ruf nahi munkar, sabar, dan akhlak sosial memiliki relevansi yang kuat dalam membangun akhlak digital Generasi Alpha. Nilai-nilai tersebut dapat diaktualisasikan melalui penguatan tanggung jawab bermedia digital, etika komunikasi daring, pengendalian diri dalam penggunaan teknologi, serta pengembangan literasi digital yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Kebaruan penelitian ini terletak pada pemetaan nilai-nilai edukatif QS. Luqman ayat 12–19 ke dalam dimensi akhlak digital Generasi Alpha yang meliputi tanggung jawab digital, etika komunikasi, pengendalian diri, dan kepedulian sosial. Dengan demikian, pendidikan anak berbasis Al-Qur'an dapat menjadi model pendidikan yang adaptif dalam membentuk generasi yang cakap teknologi, berkarakter, dan berintegritas.
References
Abas, S. (2025). Transformasi pembelajaran pendidikan agama Islam berbantuan artificial intelligence di era digital: Studi kasus di sekolah SMA Manba’ul Ulum. Action Research Journal Indonesia, 7(3), 2427–2440. https://doi.org/10.61227/arji.v7i3.546
Alhamuddin, A., Supriadi, U., Ismail, H., & Nurjanah, S. (2025). Contextualizing Luqman's Wisdom in Qur'anic Character Education within the Indonesian Curriculum. Indonesian Journal of Islamic Education Studies, 8(1), 45–61. https://doi.org/10.33367/ijies.v8i1.7206
Azis, A. R., & Rusydiyah, E. F. (2025). Literasi digital dalam pendidikan Islam: Menavigasi tantangan dan peluang media sosial untuk pembelajaran agama. An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam, 5(1), 100–117. https://doi.org/10.51806/an-nahdlah.v5i1.729
Hajar, S., Musyarofah, U., Charomaini, A. B., & Shodiq, M. (2025). Pedagogi Luqman Hakim (QS. Luqman 12–19) dalam Pembentukan Karakter Siswa. IQRO Journal of Islamic Education, 7(2), 132–146. https://doi.org/10.24256/iqro.v8i1.6614
Iwani, F. N., Abubakar, A., & Ilyas, H. (2024). Moralitas digital dalam pendidikan: Mengintegrasikan nilai-nilai Al-Qur’an di era teknologi. Journal of Instructional and Development Researches, 4(6), 551–565. https://doi.org/10.53621/jider.v4i6.419
Khairunisa, W., Febrian, A., Sundawa, D., & Rahmat, R. (2024). Membangun keadaban digitalisasi warga negara Indonesia dalam perspektif pendidikan kewarganegaraan. Jurnal Jendela Pendidikan, 4(1), 1–8. https://doi.org/10.57008/jjp.v4i01.675
Latiano, G., & Wiyani, N. A. (2024). Islamic Education in Q.S. Luqman Verses 12–19 and Its Relevance With the Aim of Islamic Religious Education. Journal of Education Research, 5(1), 285–293. https://doi.org/10.37985/jer.v5i1.775
McCrindle, M. (2023). Understanding Generation Alpha. Sydney: McCrindle Research.
Parawansah, S. H., Hanafi, Kosim, & Muttaqien, M. H. F. (2026). Digital ethics in the perspective of Islamic Religious Education: Constructing religious awareness in cyberspace. INCARE, International Journal of Educational Resources, 6(5), 578–593. https://doi.org/10.59689/incare.v6i5.1306
Parawansah, S. H., Hanafi, Kosim, & Muttaqien, M. H. F. (2026). Digital ethics in the perspective of Islamic Religious Education: Constructing religious awareness in cyberspace. INCARE, International Journal of Educational Resources, 6(5), 578–593. https://doi.org/10.59689/incare.v6i5.1306
Quraish Shihab, M. (2022). Tafsir Al-Misbah: Pesan, Kesan, dan Keserasian Al-Qur'an. Jakarta: Lentera Hati.
Salisah, S. K., Darmiyanti, A., & Arifudin, Y. F. (2024). Peran pendidikan agama Islam dalam membentuk karakter peserta didik di era digital: Tinjauan literatur. Al-Fikr: Jurnal Pendidikan Islam, 10(1), 36–42. https://doi.org/10.47945/alfikr.v10i1.378
Samudra, B. A., & Amin, M. (2025). Filsafat pendidikan Islam di era digital: Membangun karakter religius di tengah arus teknologi. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 3(4), 5443–5451. https://doi.org/10.31004/jerkin.v3i4.1434
Saroni, M. M., & Fauzi, R. (2024). Konsep Pendidikan Akhlak dalam Al-Qur'an Perspektif Tafsir Klasik dan Kontemporer. Permata: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 5(2), 88–103. https://doi.org/10.47453/permata.v5i2.3660
Syafirna, F., Zahrani, A. D., Ni’am, M. F., Zulika, N. R., & Kunaepi, A. (2024). Pemanfaatan media sosial dalam pembelajaran agama Islam di sekolah menengah: Implikasi dan strategi pengembangan pembelajaran. Attaqwa: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 20(2), 97–111. https://doi.org/10.54069/attaqwa.v20i2.732
UNICEF. (2023). Children in a Digital World Report. New York: United Nations Children's Fund.








