Penanaman Nilai Pendidikan Multikultural Melalui Tarian Dayak dan Jepen di Madrasah Aliyah Negeri 2 Samarinda

Authors

  • Nabila Syahrani Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda
  • Winda Islamitha Nurhamidah
  • Zamroni Zamroni

DOI:

https://doi.org/10.21093/jtikborneo.v6i2.8661

Keywords:

Multikultural, Pendidikan, Tari Daerah

Abstract

Penelitian ini berawal dari keinginan peneliti tentang bagaimana penanaman nilai-nilai pendidikan multikultural yang terdapat di Madrasah Aliya Negeri 2 Samarinda, bersumber dari sejarah perkembangan penduduk kota Samarinda yang berasal dari berbagai suku pendatang, melahirkan tantangan tersendiri bagi penduduk dari suku aslinya untuk mampu hidup berdampingan dan mempertahankan kebudayaan asli leluhur. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yang disusun secara sistematis dari setiap bagian, fenomena serta hubungannya. Metode pengumpulan data didapatkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) MA Negeri 2 Samarinda merupakan sekolah keagamaan yang menerapkan nilai pendidikan multikultural pada peserta didik guna mampu menghargai dan menghormati bentuk-bentuk keragaman dan perbedaan. 2) Penerapan pendidikan multikultural di MA Negeri 2 Samarinda dengan cara mengintegrasikan ke dalam mata pelajaran. 3) Kesan korelasi yang erat antara budaya dan agama yang sangat bagi masyarakat Kalimantan Timur membuat kedua hal tersebut tidak dapat di pisahkan.

References

Firnaherera, V. A., & Lazuardi, A. (2022). Pembangunan Ibu Kota Nusantara: Antisipasi Persoalan Pertanahan Masyarakat Hukum Adat. Jurnal Studi Kebijakan Publik, 1(1), 71–84. https://doi.org/10.21787/jskp.1.2022.71-84

Hasan, M., Harahap, T. K., Hasibuan, S., Rodliyah, I., Thalhah, S. Z., Rakhman, C. U., Ratnaningsih, P. W., Inanna, Mattunruang, A. A., Herman, Nursaeni, Yusriani, Nahriana, Silalahi, D. E., Hasyim, S. H., Rahmat, A., Ulfah, Y. F., & Arisah, N. (2022). Media Penelitian Kualitatif (Ed.1, Issue January). Tahta Media Group.

Imam Bukhori. (2019). Membumikan Multikulturalisme. HUMANISTIKA : Jurnal Keislaman, 5(1), 13–40. https://doi.org/10.36835/humanistika.v5i1.40

Izzah, N. I. (2020). Urgensi Pendidikan Multikultural Di Indonesia Dalam Pendidikan Agama Islam. Al Hikmah: Journal of Education, 1(1), 35–46. https://doi.org/10.54168/ahje.v1i1.5

Muhammad. (2020). Hubungan Agama dan Budaya pada Masyarakat Gampong Kereumbok Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh. Substantia: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin, 22(2), 85. https://doi.org/10.22373/substantia.v22i2.7769

Munif, A. (2018). Potret Masyarakat Multikultural di Indonesia. Journal Multicultural of Islamic Education, 2(1), 1–10. https://jurnal.yudharta.ac.id/v2/index.php/ims/article/view/1219

Ningsih, I. W., Mayasari, A., & Ruswandi, U. (2022). Konsep Pendidikan Multikultural di Indonesia. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 1(1), 1084–1091. https://doi.org/https://doi.org/10.33487/edumaspul.v6i1.3391

Nurcahyono, O. H. (2018). Pendidikan Multikultural Di Indonesia: Analisis Sinkronis Dan Diakronis. Habitus: Jurnal Pendidikan, Sosiologi, & Antropologi, 2(1), 105. https://doi.org/10.20961/habitus.v2i1.20404

Rahmadi. (2011). Pengantar Metodologi Penelitian. In Antasari Press (Cet.1). Antasari Press.

Downloads

Published

2025-10-30

How to Cite

Penanaman Nilai Pendidikan Multikultural Melalui Tarian Dayak dan Jepen di Madrasah Aliyah Negeri 2 Samarinda. (2025). Jurnal Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan Borneo, 6(2), 129-134. https://doi.org/10.21093/jtikborneo.v6i2.8661