ANALISIS PENYELESAIAN IZIN HALAL PADA PRODUK BERISIKO USAHA AIR MINUM DALAM KEMASAN PESANTREN DI MADURA
DOI:
https://doi.org/10.21093/7wzhpk73Keywords:
AMDK, Sertifikasi Halal, Usaha PesantrenAbstract
Banyaknya usaha pesantren di Madura pada bidang pengelolaan industri air mineral dalam bentuk kemasan yang telah diklasifikasi dalam produk berbasis risiko, memunculkan beberapa permasalahan dalam penyelesaian ijinnya, seperti ijin edar, SNI termasuk Produk Halal. Perkembangan unit usaha pesantren, masih belum diimbangi dengan pengembangan tata kelola yang baik, termasuk SDM maupun administrasi dalam penyelesaian Ijin. Penelitian ini digunakan sebagai alternatif pilihan dalam penyelesaian izin halal, pada usaha pesantren yang masih mengalami beberapa kendala. Penelitian ini digunakan untuk pemetaan dan upaya penyelesaian izin halal yang masih menjadi kendala bagi usaha pesantren berbasis Risiko.Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis-empiris, dilakukan pada model regulasi pada beberapa instansi pemerintah di Wilayah Madura, baik instansi daerah maupun intansi pusat di daerah, termasuk perguruan tinggi. Dengan menggunakan pendekatan statue approach dan politik hukum pada regulasi penyelesaian produk berbasis risiko pada kementerian/ lembaga/ pemerintah daerah di Madura. Hasil penelitian menunjukkan ada tiga model penyelesaian izin halal, yang dilakukan pada usaha pesantren yakni, model koordinasi baik bersifat struktural maupun fungsional, model pembinaan dan bimbingan secara langsung, sedangkan ketiga dengan cara pendampingan yang lebih banyak dipilih oleh unit usaha pesantren guna mempercepat proses izin halal.
References
Azizah, F. N. “Pembangunan Masyarakat Berbasis Pengembangan Ekonomi Pesantren.” Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam 6, no. 03 (2020): 645–53.
Azra, Azyumardi. Jaringan Ulama. Bandung: Mizan, 1994.
Clifford., Geertz. “The Javanese Kijaji: the Changing Role of a Cultural Broker.” Comparative Studies in Society and History 2, no. 2 (1960): 228–49. https://doi.org/10.1017/S0010417500000670.
Danafia, Berta SL. “Refleksi Hari Santri Nasional 2023 di Madura, 195.211 Santri Siap Jayakan Negeri.” Dalam Radar Madura. 2023.
Farosa, Delfi, Badaruddin Badaruddin, dan Tengku Irmayani. “The Influence of Implementing Risk-Based Business Licensing (OSS RBA) on Investment Growth in the Food and Beverage Services Subsector in Medan City.” Perspektif 13, no. 1 (2024): 200–211. https://doi.org/10.31289/perspektif.v13i1.10777.
Fitri. “Produsen Lokal Madura Berebut Pasar Menggiurkan Air Minum Kemasan.” Kabar Madura, 27 November 2022. https://kabarmadura.id/produsen-lokal-madura-berebut-pasar-menggiurkan-air-minum-kemasan/.
Harahap, Solehuddin, dan Dafiar Syarif. “Model dan Strategi Pengembangan Bisnis Pondok Pesantren Modern Subulussalam Padang Pariaman.” Jihbiz : Jurnal Ekonomi, Keuangan dan Perbankan Syariah 6, no. 1 (2022): 27–47. https://doi.org/10.33379/jihbiz.v6i1.1148.
Malia, Evi, Nailah Aka Kusuma, dan Jamilatul Uyun. “Entitas bisnis Pondok Pesantren : Antara nilai barokah dan going concern.” Wacana Equiliberium : Jurnal Pemikiran & Penelititan Ekonomi 10, no. 01 (2020): 22–32.
Melviani, Rohama, Agustina Hotma Uli Tumanggor, Laili Shinta Ayu Syahfitri, Jamil Rahman, Ghina Raudhatul Jannah, dan Gusria Surya Ningsih. “Pendampingan Legalitas Usaha Dalam Rangka Pengembangan UMKM Berbasis Halal.” Seminar Nasional Masyarakat Tangguh (Banjarmasin) 3, no. 1 (2024).
Nadir, Moh. “GERAKAN EKONOMI PESANTREN (Studi atas Pesantren Sidogiri Pasuruan).” Iqtisad 4, no. 2 (2017). https://doi.org/10.31942/iq.v4i2.2630.
Pradana, Genies Wisnu. “Izin Usaha untuk Industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK).” prolegal.id, 27 November 2023. https://prolegal.id/izin-usaha-untuk-industri-air-minum-dalam-kemasan-amdk/#:~:text=Dalam hal ini%2C bisnis AMDK,berjudul “Industri Air Kemasan”.
Prasetyo, Muhammad Anggung Manumanoso. “Manajemen Unit Usaha Pesantren.” Jurnal Pendidikan Islam Vol. 6, no. 1 (2017): 18–36.
Shofiyyah, Nilna Azizatus, Haidir Ali, dan Nurhayati Sastraatmadja. “Model Pondok Pesantren di Era Milenial.” BELAJEA: Jurnal Pendidikan Islam 4, no. 1 (2019): 1. https://doi.org/10.29240/belajea.v4i1.585.
Sodiman. “Sertifikasi Halal Produk Makanan sebagai Perlindungan Konsumen Muslim.” Jurnal Studi Ekonomi dan Bisnis Islam 2, no. 1 (2017): 137–54.
Syakur, Ahmad. “Optimalisasi Peran Pesantren Dalam Pengembangan Ekonomi Syari’Ah.” Iqtishoduna 5, no. 3 (2009). https://doi.org/10.18860/iq.v4i3.305.
1.png)




