PERLINDUNGAN HUKUM HARTA WAKAF DI INDONESIA PERSPEKTIF TEORI TUJUAN HUKUM GUSTAV RADBRUCH

Authors

  • Amjad Dziky Bachtiar Universitas Muhammadiyah Surabaya
  • Abdul Wahab Universitas Muhammadiyah Surabaya
  • Saiful Ibnu Hamzah Universitas Muhammadiyah Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.21093/3we18h66

Keywords:

Harta Wakaf, Perlindungan Hukum, Sengketa Waris

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji perlindungan hukum harta wakaf yang disengketakan oleh ahli waris, dengan berfokus secara mendalam pada satu putusan, yaitu Perkara Nomor 1363/Pdt.G/2012/PA.Tbn tentang tanah wakaf di Desa Jarorejo, Kabupaten Tuban. Studi ini menerapkan metode yuridis normatif melalui tiga bentuk pendekatan: kasus, konseptual, serta perundang-undangan. Pisau analisis yang digunakan bertumpu pada konsepsi Trias Tujuan Hukum besutan Gustav Radbruch, yang membedah keabsahan hukum melalui indikator keadilan (gerechtigkeit), kemanfaatan (zweckmäßigkeit), beserta kepastian hukum (rechtssicherheit). Temuan riset memperlihatkan adanya tiga kekosongan hukum (vakum normatif) dalam putusan tersebut. Hal ini mencakup belum adanya batas waktu kedaluwarsa untuk menggugat Akta Ikrar Wakaf (AIW), nihilnya sistem notifikasi formal bagi ahli waris pihak wakif, serta lemahnya kewajiban yang bersifat memaksa terkait sertifikasi lahan wakaf. Kebaruan (novelty) penelitian ini terletak pada penerapan trias Radbruch secara terpadu untuk membedah satu kasus konkret yang dapat diverifikasi, sekaligus menghasilkan rekomendasi kebijakan yang bersifat preskriptif dan aplikatif guna memperkuat regulasi wakaf suatu pendekatan integratif yang belum dijumpai dalam literatur kajian wakaf sebelumnya.

References

Ahmad. “Judicial Interpretation of Waqf Land Validity in Indonesia: A Comparative Analysis of Positive Law and Islamic Law through Case Decision No. 453/Pdt.G/2020/PA.Kdi.” Berasan: Journal of Islamic Civil Law, 2025. https://doi.org/10.29040/berasan.

Amelia, Noor Izzati, Radiatus Sholehah, Khairunnisa, dan Nor Harika. “Tinjauan Yuridis Terhadap Sengketa Wakaf Dalam Praktik Peradilan Agama.” HUMIF: Jurnal Hukum, 2025. https://jurnal.litkajaya.com/index.php/humif.

Anisyaniawati, A, Fauzan Naufal Kusuma, Haifa Zanati, and Hemmalika Alyanti Chandra. “Konsep Hukum Dan Keadilan Dalam Pemikiran Gustav Radbruch.” Praxis: Jurnal Filsafat Terapan 3, no. 1 (2025). https://journal.forikami.com/index.php/praxis/article/view/954.

Arin, Ridwan, Cahya Wulandari, Muliadi, Indah Sri Utari, and Tri Imam Munandar. “A Discourse of Justice and Legal Certainty in Stolen Assets Recovery in Indonesia: Analysis of Radbruch’s Formula and Friedman’s Theory.” Volksgeist: Jurnal Ilmu Hukum Dan Konstitusi 6, no. 2 (2023): 162–80.

Aryana, Ketut Praja, and Ahmad Nizar Hasan. “Tata Kelola Nazhir dalam Indeks Implementasi Waqf Core Principles.” Sustainable: Jurnal Akuntansi 4, no. 1 (2024). https://doi.org/10.30651/sustainable.v4i1.

“Berkas Gugatan Ahli Waris Almarhumah Lastri Binti Luwung pada Pengadilan Agama Kelas IA Tuban dalam Perkara Nomor 1363/Pdt.G/2012/PA.Tbn.” Tuban: Lembaga Penyuluhan dan Pembelaan Hukum Pemuda Pancasila Jakarta Utara, 2012.

Bukido, Rosdalina, and Misbahul Munir Makka. “Urgensi Akta Ikrar Wakaf Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Tanah.” Nukhbatul ’Ulum: Jurnal Bidang Kajian Islam 6, no. 2 (2020): 244–57. https://doi.org/10.36701/nukhbah.v6i2.161.

Dahmayanti, Andi, Jujuri Perdamaian Dunia, Nabilah Al Azizah, Risdayani, and Musfirah. “Kedudukan Akta Ikrar Wakaf Perspektif Hukum Islam Dan Hukum Positif Di Indonesia.” Bustanul Fuqaha: Jurnal Bidang Hukum Islam 6, no. 2 (2025): 396–419. https://doi.org/10.36701/bustanul.v6i2.1999.

Dakum, Nurwati, and Dwi Putra Yullhaq. “Kebijakan Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf Di Indonesia.” JCH: Jurnal Cendekia Hukum 7, no. 2 (2022): 213–28.

Djafri, Muhammad Taufan. “Permasalahan Dan Penyelesaian Sengketa Wakaf Menurut UU No. 41 Tahun 2004 Dan Hukum Islam (Studi Sengketa Wakaf Tanah Wahdah Islamiyah).” Bustanul Fuqaha: Jurnal Bidang Hukum Islam 2, no. 3 (2021): 396–412. https://jurnal.stiba.ac.id/index.php/bustanulfuqaha/article/view/402.

Hayati, Sitti Romlah. “Tinjauan Hukum Terhadap Sengketa Tanah Wakaf yang Tidak Memiliki Akta Ikrar Wakaf Antara Wakif, Ahli Waris Wakif dan Nazhir Ditinjau dari Hukum Islam dan Hukum Positif.” Al-Awqaf: Jurnal Wakaf dan Ekonomi Islam 14, no. 1 (2021): 1–24. https://doi.org/10.47411/al-awqaf.v14i1.

Indonesia, Republik. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf (2004). https://kepri.kemenag.go.id/public/files/18092017114641627351890.pdf.

Jarorejo, Nazhir Aktif Tanah Wakaf Desa. “Wawancara dalam kapasitas sebagai pengelola aset wakaf AIW No. W.2/36/14 Tahun 1999.” Desa Jarorejo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, 2026.

KUA Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban. “Akta Ikrar Wakaf Nomor W.2/36/14 Tahun 1999.” Tuban, 1999.

Makhrus, M. “Regulasi Dan Praktik Penyelesaian Sengketa Wakaf Di Indonesia.” Law, Development & Justice Review 6, no. 1 (2023): 85–104.

Marzuki, A Sofi, and M Ikhwanul Huda. “Diferensiasi Keputusan Hakim dalam Penyelesaian Sengketa Wakaf: Studi Kasus pada Enam Putusan Pengadilan Agama di Indonesia.” Tahkim: Jurnal Peradaban dan Hukum Islam 8, no. 1 (2025): 62–80. https://doi.org/10.29313/tahkim.v8i1.14730.

Nashirudin, M, R Razali, and A Ulfah. “Modernizing Zakat and Waqf Management in Indonesia: A Legal and Governance Perspective.” Mazahib 24, no. 1 (2025): 198–220. https://doi.org/10.21093/mj.v24i1.9419.

Radbruch, Gustav. “Legal Philosophy.” In The Legal Philosophies of Lask, Radbruch, and Dabin, 107–13. Cambridge: Harvard University Press, 1950.

Trihartini, Ajeng, Mohammad Hifni, and Tiara Kurniati. “Perlindungan Hukum Terhadap Nazhir dari Tuntutan Ahli Waris Atas Akta Ikrar Wakaf Yang Dibuat Dihadapan Pejabat Pembuat Akta Ikrar Wakaf (PPAIW).” Journal of Legal Research 4, no. 2 (2022): 505–26. https://doi.org/10.15408/jlr.v4i3.27394.

Downloads

Published

2026-08-24