Penerapan Teori Hirarki Norma dalam Transaksi Hukum Ekomoni Syariah Kontemporer

  • Rakhmawati Rakhmawati STAI Al Washliyah Banda Aceh
  • Nurkhalis Muchtar PPs IIQ Jakarta
  • Hafiz Maruf Akbar National University of Singapore
Keywords: Teori Hirarki Norma, Fiqh Muamalah, Produk-Produk Ekonomi

Abstract

Penelitian ini secara umum ingin menghadirkan metode penggalian hukum, dengan memperhatikan norma nilai dalam setiap pengembangan produk-produk hukum Islam (the theory of value), yaitu menggali nilai-nilai universal dalam setiap perumusan hukum. Mengingat fiqh muamalah wa al iqtishad yang terafiliasi dalam fiqh klasik dapat dipastikan mengalami krisis of relevansi, sehingga sulit untuk diterapkan kontribusinya dalam memenuhi kebutuhan kontrak muamalah kontemporer. Maka dibutuhkan formulasi epistemologi hukum syariah dengan menghadirkan metodologi penggalian hukum melalui teori pertingkatan norma, yaitu al qiyam al asasiyyah (nilai-nilai dasar), prinsip-prinsip fundamental yang dikenal dengan al ushul al kulliyah, al ahkam furu’iyyah yaitu norma-norma hukum konkrit. Metode yang digunakan bersifat deskriptif kualitatif sedangkan pendekatan penelitian berbasis analisis yuridis normatif dengan mempertimbangkan nilai-nilai dasar pada produk hukum keuangan syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menghadirkan teori hirarki norma dapat mengembangkan hukum Islam yang kontekstual dengan menggali nilai-nilai dasar sebagai spirit keislaman, memberikan keleluasaan dalam mengembangkan produk-produk ekonomi di setiap instrumen keuangan syariah melalui sistem transaksi yang berkeadilan, keseimbangan ekonomi dan kepedulian terhadap sesama makhluk Allah.

References

Abidin, S., & Muzadi, H. (2022). Islamic Business Ethics: Construction of Balanced and Human Values. IJED: International Journal of Economy Development Research, 1(2), 58–80. https://doi.org/10.33650/ijed.v1i2.6050

Ahmadi, A. Z., Afifah, A. M., Qarar, W., & Atiqi, H. (2024). Understanding Islamic Economics as an Islamic Moral Economy. COMSERVA : Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat, 4(5), 1080–1088. https://doi.org/10.59141/comserva.v4i5.2172

Anwar, S. (2016). Teori Pertingkatan Norma dalam Usul Fikih. Asy-Syir’ah: Jurnal Ilmu Syari’ah Dan Hukum, 50(1), 141–167.

‘Asyur, M. T. I. (n.d.). Maqashid al Syar’iyyah al Islamiyyah. Darr al Salam.

Abbas, S., Sabil, J., Abubakar, A., Iskandar, M., & Sumardi, D. (2021). Filsafat Hukum Islam. Edited by Jabbar Sabil. 1st ed. Banda Aceh: Ar-Raniry Press.

Agung Wibowo. Arif Sugitanata. (2023). Teori pertingkatan norma dan penemuan hukum islam (pendalaman dan rekonstruksi konsep).

Al-Maqqari. (1997). al-Kuliiyat al-Fiqhiyyah,. ad-Dar al-‘Arabiyyah li al-Kitab.

Al Qarafi diedit oleh ‘Umar Ḥasan al-Qayyam. (2003). al-Furuq,. Mu’assasat ar-Risalah.

Asshiddiqie, J. (2020). Teori Hierarki Norma Hukum. Jakarta: Konstitusi Press Bekerja Sama Dengan JSLG.

Bernard Arif Sidarta. (1999). Refleksi tentang struktur ilmu hukum. Bandar Maju.

Bertens. (2004). Etika. Gramedia.

Chapra, U. (2021). Sistem Moneter Islam. Tazkia Cendikia.

Diraz, A. (2004). Terhadap Mukaddimah Pertama dalam asy Syatibi, al Muwafaqat fi Ushul al al Syar’iyyah. Dar al Kutub al ‘Ilmiyyah.

Elhas, N. I. (2016). Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah: Tinjauan Umum Hukum Islam. Qolamuna: Jurnal Studi Islam, 1(2), 213–222.

Fathurrahman Djamil. (2015). Hukum ekonomi syariah, sejarah ekonomi dan konsep. Sinar Grafika.

Haneef…, M. A., Haneef, M. A., & Furqani, H. (2009). Developing the Ethical Foundations of Islamic Economics: Benefitting from Toshihiko Izutsu. Intellectual Discourse, 17(2), 173–199.

Helmi, R. (2013). Manhaj Penetapan Fatwa Hukum Ekonomi syariah di Indonesia.

Ibnu Manzur. (n.d.). Lisanul ‘Arab. Darr al Ma’arif.

Insani, M. F., & Syahputra, H. (2025). Building a Sustainable Economy Through Islamic Theology Principles. 6(2), 693–700.

Kelson, H. (107 C.E.). On the Basic Norm,. California Law Refiew.

Kodir, F. A. (2021). Qira’ah mubadalah. IRCiSoD.

Lukito, R. (2012). Tradisi Hukum Indonesia (Vol. 1, Issue Cet. 1). the institute for migrant rights press.

Lukito, R. (2022). Sosiologi Hukum (Islam): Merelasikan Quid Juris dan Quid Facti. Suka Press.

Mani, M. I. M. I. A. al. (2005). al Qiyan Bayan al Islam Al Gharb,Dirasah Ta’siliyah Muqaranah. Darr al Fadhilah.

Mutafarida, B. (2020). Nilai Filosofis Keadilan Dalam Ekonomi Syariah. ISTITHMAR: Jurnal Pengembangan Ekonomi Islam, 3(1), 21–40. https://doi.org/10.30762/itr.v3i1.2033

Noel James Coulson. (n.d.). A History of Islamic Law,. Edinburgh University Press.

Nur Chamid. (2010). Sejarah Islam Dapa Hukum Kontemporer. Jakarta Pustaka Belajar, hlm 439, 13×23,5cm.

Prianto, W., Hukum, F., Ulama, N., Tenggara, S., Mayor, J., Katamso, J., Baruga, K., & Kendari, K. (2024). Analisis Hierarki Perundang-Undangan Berdasarkan Teori Norma Hukum Oleh Hans Kelsen Dan Hans Nawiasky. Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Dan Pendidikan, 2(1), 8–19.

Sabil, J. (2022). Maqasid Syariah.

Setyono, J. (2015). Good Governance Dalam Perspektif Islam (Pendekatan Ushul Fikih: Teori Pertingkatan Norma). Muqtasid: Jurnal Ekonomi Dan Perbankan Syariah, 6(1), 25–40.

Subky, A. T., Syukri, S., & Zahra, A. S. (2024). REKONSTRUKSI DAN ADAPTABILITAS TEORI PERTINGKATAN NORMA DALAM IJTIHAD PENEMUAN HUKUM ISLAM. FiTUA: Jurnal Studi Islam, 5(2), 94–112.

Sunarto, S. (2020). Konsep Hukum Pidana Islam Dan Sanksinya Dalam Perspektif Al-Qur’an. Kordinat: Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam, 19(1), 97–112. https://doi.org/10.15408/kordinat.v19i1.17176

Shidqi, H. A. (1986). Pengantar Hukum Islam. Bulan Bintang.

Syamsul Anwar. (2016). Teori Pertingkatan Norma dalam Usul Fikih. 50(1).

Syatibi, A. (2004). al Muwafaqat fi ushul al akhkam, jilid I. Darr Kutub Ilmiyyah.

Yusuf al Qardhawi. (1995). Zahrul Qiyam wa al Akhlaq fi al Iqtishad al Islami. Gema Insani.

Zainuddin Ali. (2009). Hukum Ekonomi Syariah. Sinar Grafindo

Published
2026-02-26
How to Cite
Rakhmawati, R., Muchtar, N., & Akbar, H. (2026). Penerapan Teori Hirarki Norma dalam Transaksi Hukum Ekomoni Syariah Kontemporer. QONUN: Jurnal Hukum Islam Dan Perundang-Undangan, 9(1), 267-290. https://doi.org/10.21093/qj.v9i1.12695
Section
Articles