Rekonstruksi Normatif Regulasi Zakat Pada Fiskal Indonesia (Transformasi dari Tax Deduction ke Tax Credit Berbasis Maqashid Syariah)
Abstract
Zakat merupakan pilar fundamental ajaran Islam yang memiliki dimensi spiritual sekaligus sosial-ekonomi sebagai instrumen redistribusi kekayaan untuk mewujudkan keadilan dan kesejahteraan umat. Namun, implementasi zakat dalam sistem hukum positif Indonesia menghadapi paradoks normatif yang signifikan antara das sollen dan das sein. Secara filosofis, zakat seharusnya meringankan beban ekonomi muzakki, tetapi regulasi yang berlaku justru menciptakan beban ganda (double burden) melalui skema tax deduction sebagaimana diatur dalam Pasal 22 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) dan pendekatan normatif-konseptual. Sumber data primer meliputi Al-Qur'an, Hadis, serta literatur klasik dan kontemporer ekonomi Islam, khususnya pemikiran Yusuf al-Qaradawi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paradoks normatif yang terjadi bertentangan dengan prinsip-prinsip maqashid syariah. Prinsip hifz al-mal (perlindungan harta) dan raf' al-haraj (penghilangan kesulitan) terabaikan ketika beban fiskal muzakki berlipat ganda. Kaidah al-masyaqqatu tajlibu at-taysir (kesulitan mendatangkan kemudahan) serta konsep fiqh al-muwazanat (keseimbangan) dan fiqh al-awlawiyyat (prioritas) dari pemikiran al-Qaradawi menuntut harmonisasi yang adil antara kewajiban agama dan kewajiban negara. Merujuk pada keberhasilan Malaysia yang menerapkan tax credit hingga 100%, rekonstruksi regulasi zakat di Indonesia menuju skema tax credit dinilai sebagai langkah yang tepat dan mendesak. Rekonstruksi ini harus mencakup empat aspek terintegrasi: modernitas melalui integrasi data BAZNAS/LAZ dengan Direktorat Jenderal Pajak, prioritas dengan memposisikan zakat sebagai instrumen utama keadilan distributif, keseimbangan melalui penerapan tax credit untuk melindungi harta muzakki, serta realitas sebagai respons konkret terhadap kesenjangan potensi dan realisasi zakat nasional. Dengan demikian, zakat tidak lagi dipandang sebagai beban tambahan, melainkan instrumen strategis yang mampu memutus rantai kemiskinan struktural dan mempersempit kesenjangan sosial secara sistemik.
References
Adriaman, Mahlil. Pengantar Metode Penelitian Ilmu Hukum. Yayasan Tri Edukasi Ilmiah, 2024.
Al-Qardhawi, Yusuf. Fiqh al-Milkiyyah fi al-Islam. Maktabah Wahbah, 1995.
Al-Qardhawi, Yusuf. Fiqih Al-Zakah: A Comparative Study of Zakah, Regulations and Philosophy in The Light of Qur’an and Sunnah. I. Scientific Publishing Centre King Abdulaziz University, 1999.
Al-Qardhawi, Yusuf. Membumikan Islam: Keluasan dan Keluwesan Syariat Islam untuk Manusia (Diterjemahkan dari Madkhal Li Dirasah Al-Syari’ah Al-Islamiyyah. I. Mizan Pustaka, 2018.
Anantyasari, Malta. “Peran Zakat Produktif Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Mustahik (Studi LAZISNU Kecamatan Tegalombo).” Jurnal At-Tamwil: Kajian Ekonomi Syariah 7, no. 2 (2025): 189–202.
Anis, Fahami Muhammad, dan Salina H. Kassim. “Effectiveness Of Zakat-Based Programs on Poverty Alleviation and Economic Empowerment of Poor Women: A Case Study of Bangladesh.” Journal of Islamic Monetary Economics and Finance 1, no. 2 (2016): 229–58. https://doi.org/10.21098/jimf.v1i2.539.
Busyro, M. Ag. Maqashid al-syariah: pengetahuan mendasar memahami maslahah. Prenada Media, 2019. https:// books.google.com/ books?hl=id&lr=&id=4KjJDwAAQBAJ&oi=fnd&pg=PP1&dq=maq%C3%A2shid+syariah&ots=3rZ9hp4ypE&sig=9Payf1y0ptql2swYluls0GC9pB4.
Daulay, Jaka Ragil, Nispul Khoiri, dan Akmaluddin Syahputera. “Zakat Produktif (Tinjauan Hukum Islam dalam Karya Prof. DR. Yusuf Al-Qardawi).” Al-Mashlahah Jurnal Hukum Islam dan Pranata Sosial 10, no. 02 (2022). https:// jurnal.staialhidayahbogor.ac.id/ index.php/ am/ article/ view/ 4105.
El Ayyubi, Salahuddin, Ekawati Wahyuni, Pudji Muljono, dan Irfan Syauqi Beik. “Peran Zakat terhadap Proses Perubahan Sosial melalui Pemberdayaan Masyarakat: Studi Narrative dan Bibliometrics.” AL-MUZARA’AH 11, no. 1 (2023): 63–85.
Fahrezy, Tegar Faiz, Nagita Aulia, Kanaya Audy, dan Lina Marlina. “Analisis Pemikiran Syekh Yusuf Al-Qardhawi Peran Zakat Penghasilan dalam Mengurangi Ketimpangan Sosial dan Ekonomi.” Maslahah: Jurnal Manajemen dan Ekonomi Syariah 3, no. 2 (2025): 165–78.
Fakhruddin, Fakhruddin, Sudirman Hasan, Dwi Hidayatul Firdaus, dan Hakmi Hidayat. “From Fiqh Al-Ibadat to Muamalat: Repositioning Zakat Management in Indonesia in the Perspective of Maqāṣid Al-Sharī’ah.” Samarah: Jurnal Hukum Keluarga Dan Hukum Islam 8, no. 1 (2024): 495–517. https://doi.org/10.22373/sjhk.v8i1.19637.
Fikri, Aula Ahmad Hafidh Saiful, Sharifah Faigah Syed Alwi, Fuadah Johari, Maimun Sholeh, Eko Suprayitno, dan Ngadiyono -. “A Study of Muslims’ Perceptions of Zakat as a Tax Reduction in Malaysia and Indonesia.” Journal of Public Administration and Governance 12, no. 1 (2022): 60–77. https:// doi.org/ 10.5296/ jpag.v12i1.19217.
Furkon, Aay Mohamad. “Zakat sebagai Instrumen Welfare State dalam Islam.” Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan 4, no. 6 (2024): 752–67.
Hajar, Nurul, Nurhaeni Putri Amelia, dan Ilham Bin Nasir. “Peran Zakat dalam Pembagunan Ekonomi di Indonesia.” NOMISMA: Jurnal Ekonomi, Bisnis, Dan Manajemen 1, no. 1 (2023): 56–67.
Hani, Umi-. “Analisis Tentang Penyamarataan Pembagian Zakat Kepada Asnaf Zakat Menurut Pendapat Imam Syafi’i.” Al-Iqtishadiyah: Ekonomi Syariah Dan Hukum Ekonomi Syariah 2, no. 2 (2016). https://doi.org/10.31602/iqt.v2i2.374.
Ihsan, Akmal, Armi Agustar, Azis Muslim, dan Muhammad Adnan Azzaki. “Revitalization of The Collection of Zakat Funds in Indonesia: An Explanation from Yusuf Al-Qaradawi’s Fiqh Al-Zakah.” Journal of Islamic Economics Lariba 8, no. 2 (2022): 303–12.
Iqbal, Muhammad Nur. “Pendayagunaan Zakat Produktif Dalam Pemberdayaan Ekonomi Umat Menurut Yusuf Qardhawi.” Jurnal Landraad 1, no. 1 (2022): 22–42.
Iqbal, Muhammad Nur. “Pendayagunaan Zakat Produktif Dalam Pemberdayaan Ekonomi Umat Menurut Yusuf Qardhawi.” Jurnal Landraad 1, no. 1 (2022): 22–42.
Loeb, dkk, Susanna. Descriptive Analysis in Education: a Guide for Researchers. Betsy DeVos, Secretary, 2017.
Maulida, Minati, dan Aulia Ulfah. “Peluang dan Tantangan Pemberlakuan Undang-Undang No. 23 Pasal 22 Tahun 2011 Tentang Zakat Sebagai Pengurang Pajak Penghasilan.” JIOSE: Journal of Indonesian Sharia Economics 2, no. 2 (2023): 191–208. https://doi.org/10.35878/jiose.v2i2.903.
McConville, Mike. Research Methods for Law. Edinburgh University Press, 2017.
Meila, Salsabila Renata. Pemikiran Ekonomi Yusuf al-Qardhawi dan Relevansinya terhadap Sistem Ekonomi Modern. 2025.
Musnandar, Aries, dan Sutomo. “Konsep dan Manajemen Zakat Dalam Perspektif Hukum Positif di Indonesia: Tinjauan Hukum Islam (Prinsip Maqasid al Syariah).” Al-Mizan (e-Journal) 18, no. 1 (2022): 1–20. https://doi.org/10.30603/am.v18i1.2605.
Mutmainnah, Rezky, Ince Nur Akbar, Maipa Dhea Pati, dan Della Fadhilatunisa. “Zakat profesi: Membangun kesejahteraan umat.” Indonesian Journal of Taxation and Accounting Vol 1, no. 1 (2023). https:// pdfs.semanticscholar.org/ d3f3/ 4c27f6158ef6c96e628b33b5343aa585ae3f.pdf.
Naufal, Yamani, Dian May Syifa, dan Muhammad Alfiqtrah Aslam. “Kontribusi Manajemen Pengelolaan Zakat Produktif Dalam Mengantisipasi Ancaman Resesi Ekonomi Global.” Mitsaqan Ghalizan 5, no. 2 (2025): 74–84.
Nugraha, Eha, Veranda Aga Refmasari, dan Alif Ilham Akbar Fatriansyah. “Critical Review Zakat as Tax Deduction (Indonesia-Malaysia Comparative Study).” Journal of Economics, Business, and Accountancy Ventura 23, no. 3 (2020): 426–40.
Nurhayati, Yati, Ifrani Ifrani, dan M. Yasir Said. “Metodologi Normatif Dan Empiris Dalam Perspektif Ilmu Hukum.” Jurnal Penegakan Hukum Indonesia 2, no. 1 (2021): 1. https:// doi.org/ 10.51749/ jphi.v2i1.14.
Potensi dan Kontribusi Zakat Untuk Upaya Pembangunan Ekonomi Umat. Baznas Kota Yogyakarta. Agustus 2023. https:// baznas.jogjakota.go.id/detail/index/28900/potensi-dan-kontribusi-zakat-untuk--upaya-pembangunan-ekonomi-umat.
Pratama, Muhammad Rifky, Murniati Mukhlisin, dan Toseef Azid. “Zakat vs Tax: A Maqasid Sharia Perspective.” Journal of Islamic Economics and Finance Studies 5, no. 1 (2024): 192–209. https://doi.org/10.47700/jiefes.v5i1.7846.
Pratama, Muhammad Rifky, Murniati Mukhlisin, dan Toseef Azid. “Zakat vs Tax: A Maqasid Sharia Perspective.” Journal of Islamic Economics and Finance Studies 5, no. 1 (2024): 192–209. https://doi.org/10.47700/jiefes.v5i1.7846.
Puspita, Luli. “Reformasi Kebijakan Pajak dalam Kerangka Ekonomi Islam: Antara Zakat Dan Pajak.” Jurnal Akuntansi, Ekonomi Dan Manajemen Bisnis 5, no. 1 (2025): 326–33. https://doi.org/10.55606/jaemb.v5i1.6107.
Puspita, Luli. “Reformasi Kebijakan Pajak Dalam Kerangka Ekonomi Is-Lam: Antara Zakat Dan Pajak.” Jurnal Akuntansi, Ekonomi Dan Manajemen Bisnis 5, no. 1 (2025): 326–33. https:// doi.org/ 10.55606/jaemb.v5i1.6107.
Rasito, Rasito, dan Izza Mahendra. “Moderasi Fikih Melalui Pendekatan Maqasid Al-Shari‘ah Yusuf al-Qaradhawi: Mencari Relevansinya Di Indonesia.” Al-Wasatiyah: Journal of Religious Moderation 1, no. 1 (2022): 36–65. https://doi.org/10.30631/jrm.v1i1.3.
Ria, Wati Rahmi, dan Muhammad Zidan Karimullah. “Zakat Sebagai Pengurang Pajak Dalam Implikasi Hukum Dan Sosial Ekonomi Pasal 22 Undang-Undang Pengelolaan Zakat.” Jurnal Hukum Ekonomi Islam 6, no. 2 (2022): 155–72. https://doi.org/10.55577/jhei.v6i2.115.
Salim, Ahmad. “Rekonstruksi Regulasi Zakat Sebagai Pengurang Pajak Penghasilan Terutang Yang Berbasis Nilai Keadilan.” Doctoral, Universitas Islam Sultan Agung Semarang, 2025. https:// repository.unissula.ac.id/42940/.
Setianingrum, Any, Suhirman Madjid, dan Masagus Asaari. “Zakat As Tax Credit for Harmonize Fiscal Setting in Indonesia.” Jurnal Ekonomi Pembangunan 16, no. 1 (2018): 57–72.
Setianingrum, Any, Aam Slamet Rusydiana, dan Penny Rahmah Fadhilah. “Zakat as a tax credit for raising Indonesian tax revenue.” International Journal of Zakat 4, no. 1 (2019): 77–87.
Sudirman, Sudirman. “Government Policy on Zakat and Tax in Indonesia.” AHKAM: Jurnal Ilmu Syariah 15, no. 1 (2015). https://doi.org/10.15408/ajis.v15i1.2841.
Sukmawati, Heni. “Integrating Zakat into Fiscal Policy: A Conceptual Framework for Ethical Redistribution and Poverty Alleviation.” OIKOS 4, no. 1 (2012): 17–32. https:// journal.uinsgd.ac.id/ index.php/oikos/article/view/46867.
Suryadi, Nanda. “Zakat Sebagai Pengurang Penghasilan Kena Pajak.” Syarikat: Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah 4, no. 2 (2021): 10–17. https://doi.org/10.25299/syarikat.2021.vol4(2).8483.
Triyanta, Agus. Hukum Ekonomi Islam: Dari Politik Hukum Ekonomi Islam Sampai Pranata Ekonomi Syariah. FH UII Press, 2012.
Utami, Barti, Adang Sunarko, dan Ida Wati. “Peran Zakat dalam Pengentasan Kemiskinan: Perspektif Hukum Ekonomi Islam.” Jurnal Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal 3, no. 2 (2024): 73–78.
Yurista, Dina Yustisi. “Prinsip Keadilan dalam Kewajiban Pajak dan Zakat Menurut Yusuf Qardhawi.” Ulul Albab: Jurnal Studi Dan Penelitian Hukum Islam 1, no. 1 (2017): 39–57.
Zayl, La Abdul, Muammar W. Maruapey, dan Arizal Hamizar. “Zakat Sebagai Instrumen Sosioekonomi Pada Masa Rasulullah SAW.” Jurnal Ilmiah Ekonomi Dan Manajemen 2, no. 2 (2024): 660–68. https://doi.org/10.61722/jiem.v2i2.1026.





