Penerapan Metode Tabarak dalam Menghafal Alquran Pada Anak Usia Dini

  • Mujahidah Mujahidah UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda
  • Sunanik Sunanik UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda
  • Novia Indri Hidayati UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda
Keywords: metode tabarak, menghafal alquran, anak usia dini

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya lembaga yang sangat memperhatikan bagi para penghafal quran.Lembaga yang telah menyediakan program khusus tahfidz yang berusia balita yang notabene belum bisa membaca Qur’an.Pada umumnya kegiatan menghafal Alquran hanya dilakukan pada anak yang sudah bisa membaca atau orang dewasa. Sedangkan di Rutaba Hafidzah Qurani Tenggarong menerima anak usia dini untuk menghafal Alquran. Salah satu keberhasilan anak-anak dalam menghafal Alquran yaitu adanya metode.Mengingat pentingnya suatu metode dalam pembelajaran untuk mencapai tujuan serta disesuaikan dengan kemampuan anak maka dipilihlah metode tabarak dalam kegiatan hafalan Alquran pada anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan metode tabarak dalam menghafal Alquran pada ana usia dini di Rutaba Hafidzah Qurani Tenggarong, serta mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat pada penerapan metode tabarak di Rutaba Hafidzah Qur’ani Tenggarong. Penelitian ini menggunakan metode kualiatif deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan, faktor pendukung dan penghambat metode tabarak dalam menghafal Alquran pada anak usia dini di Rutaba Hafidzah Qurani Tenggarong. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi.Sumber data terdiri dari dua, yaitu primer dan sekunder.Sumber data primer yaitu kepala sekolah, dan pengajar.Sedangkan sumber data sekunder yaitu dokumentasi, laporan, serta data yang relevan.Data dianalisis menggunakan langkah kerja Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diketahui bahwa penerapan metode tabarak dalam menghafal Alquran pada anak usia dini di Rutaba Hafidzah Qur’ani Tenggarong meliputi perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, faktor pendukung dan penghambat. a) penerapan metode tabarak di Rutaba Hafidzah Qurani Tenggarong, meliputi; perencanaan dasar pemilihan metode tabarak dan persiapan penerapan penerapan metode tabarak (kegiatan hafalan, target hafalan, dan materi pembelajaran). Pelaksanaan melalui sistem level dan pembelajaran yang dilakukan dengan kegiatan menghafal di dalam kelas diawali dengan membaca doa, meminum air zam-zam dan makan kismis atau kurma, murajaah, menambah hafalan, mengaji, kemudian evaluasi dilakukan secara setoran hafalan (setelah mengaji) serta ujian yang dilakukan pada bulan desember. b) faktor pendukung meliput sarana-prasarana, fasilitator, orang tua yang aktif dan reward, adapun faktor penghambat meliputi orang tua yang pasif  dan keadaan santri.

References

Ahmad, Abudan Ayatullah, Usia Para Ualam Ketika Hafal Alquran,Jakarta: Ma’had Tahfidzul Alquran, 2017.
Al Hafidz, Ahsin W, Bimbingan Praktis Menghafal Alquran, Jakarta: Bumi Aksara, 2005.
Anam, Mohammad Syamsul, Teori Belajar Behavoristik dan Implikasinya dalam Pembelajaran, Malang: Universitas Negeri Malang, 2017.
Joseph F Callahan and Leonard H Clark, Planning For Competence, (New York: Mcmillan Publishing Co, 2012.
Kunandar, Guru Profesional: Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pneidikan (KTSP) dan Persiapan Menghadapi Sertifikasi Guru, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2007.
Paisak, Taufiq, Revolusi IQ/EQ/SQ Antara Neurosains dan Alquran, Bandung: Mizan, 2005.
Priyatna, A, Pahami Gaya Belajar Anak, Memaksimalkan Potensi Anak dengan Modifikasi Gaya Belajar,Jakarta: PT Elex Media Komputindo, 2013.
Suryabrata, Sumadi, Metodolgi Penelitian, Jakarta: Raja Grafindo Perseda, 2015.
Wiwi, Alawiyah, Panduan Menghafal Alquran Super Kilat Step by Step dan Berdasarkan Pengalaman.Yogyakarta: Diva Press, 2015.
Published
2022-02-03